KEHAMILAN
GANDA
Oleh
: Susi Teguh Suryani
Kehamilan ganda (multifetus) adalah kehamilan yang terdiri dari dua
janin atau lebih. Kehamilan ganda dapat menghasilkan anak kembar dua kembar
tiga (triplet kembar empat (quadruplet), kembar lima (quintriplet), dan kembar
enam (sextuplet). Hamil kembar tentunya menjadi keajaiban. Butuh perlakuan
ekstra terhadap tubuh ibu dan janinnya, sejalan dengan perubahan dan kebutuhan
yang jelas berbeda dibandingkan kehamilan biasa.
Mengandung bayi kembar merupakan berita
besar bagi seorang ibu. Kehamilan ganda
memang tidak pernah bisa diduga, ada yang berasumsi bahwa seorang ibu bisa
memiliki bayi kembar karena keturunan, tetapi hal tersebut juga masih belum
bisa dipastikan.
Etiologi
:
1.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Kehamilan
ganda adalah : bangsa, umur, dan paritas, sering mempengaruhi kehamilan 2
telur.
2.
Faktor obat-obat induksi ovulasi :
profertil, clomid, dan hormon gonadotropin dapat menyebabkan kehamilan
dizigotik dan kembar lebih dari dua. Faktor tersebut dengan mekanisme tertentu
menyebabkan matangnya 2 atau lebih folikel de graf atau terbentuknya 2 ovum
atau lebih dalam satu folikel. Jika telur-telur yang diperoleh dapat dibuahi
lebih dari satu dan jika semua embrio yang kemudian dimasukkan ke dalam rongga
rahim ibu tumbuh berkembang lebih dari satu.
3.
Faktor keturunan.
4.
Faktor yang lain belum diketahui.
Gejala
dan Tanda :
a.
Ukuran uterus lebih besar dari kehamilan
normal
b.
Distensi uterus berlebihan, sehingga
melewati batas toleransinya dan seringkali terjadi partus prematurus. Usia
kehamilan makin pendek dan makin banyaknya janin pada kehamilan kembar.
c.
Kenaikan berat badan ibu berlebihan.
d.
Kebutuhan ibu akan zat-zat makanan pada
kehamilan kembar bertambah sehingga dapat menyebabkan anemia dan penyakit
defisiensi lain
e.
Polihidramnion.
f.
Palpasi yang meraba banyak bagian kecil
janin.
g.
Detak Jantung Janin lebih dari 1 tempat
dengan perbedaan frekuensi sebesar > 8 detik per menit
Penanganan
dalam Kehamilan
Pemeriksaan Antenatal lebih sering.
Mulai kehamilan 24 minggu pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu, sesudah
kehamilan 36 minggu tiap minggu, sehingga tanda-tanda preeklampsi dapat
diketahui secara dini dan penanganan
dapat dikerjakan dengan segera.Setelah kehamilan 30 minggu, perjalanan jauh dan
koitus sebaiknya dialarang karena dapat merupakan faktor predisposisi partus
prematurus.Anemia hipokrom tidak jarang terjadi pada kehamilan ganda karena kebutuhan besi 2 bayi dan penambahan volume darah ibu sangat meningkat.
Pemberian sulfas ferosus 3×100 mg secara rutin perlu dilakukan. Selain zat besi
dianjurkan untuk memeberikan asam folik sebagai tambahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar