Senin, 13 Oktober 2014

Penjelasan Mengenai Teknik Anastesi Epidural - Shinta Amelia

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEien0sbB-0QWAhqg87JKvbfpi5_7bUHy4DAn4wiNdA3kuHVdlIN97fbcLmy3Rs_0jujU_NzyjFfdk0DMd_S9adDEonaQaTweAaSYvUfCRRnlRv93YbYiuYI9Nu7hAGBfRdqI9MW2j3Fk2wk/s1600/zxbb.jpg

Penjelasan Mengenai Teknik Anastesi Epidural

     Anestesi epidural atau bius lokal dari pinggang ke bawah adalah teknik untuk menghilangkan rasa sakit dengan memasukan zat anestesi lewat suntikan melalui otot pinggang hingga ke daerah epidural (salah satu bagian dari susunan saraf pusat di bagian tulang belakang). Hal ini dilakukan oleh dokter anestesi. Pembiusan dilakukan melalui suntikan tadi,sifatnya memblok daerah yang disuntik sampai ke bagian bawah, sehingga si ibu tidak merasa nyeri di daerah tersebut.
     Bila ibu menggunakan anestesi ini maka saat mengalami kontraksi, ibu tidak merasakan adanya nyeri sama sekali. Sehingga saat sampai waktunya ibu harus mengejan, maka ibu akan dituntun untuk mengejan sesuai dengan datangnya kontraksi yang dinilai oleh dokter. Dengan kata lain ibu sama sekali tidak tahu kapan ibu merasa harus mengejan, karena stimulasi yang merangsang hal tersebut tidak dirasakan sama sekali. Karena tidak adanya stimulasi tersebut, maka kadang proses persalinan menjadi lebih lama dan ada kemungkinan persalinan harus dibantu dengan menggunakan vacuum atau forsep, Walaupun begitu, hasil akhir tidak didapatkan perbedaan yang bermakna antara bayi yang lahir normal atau menggunakan metode ini.
     Obat anestesi epidural akan bekerja selama beberapa jam, yang sebelum efeknya habis, dokter anestesi akan memberikan instruksi untuk memberikan suntikan obat anestesi epidural selanjutnya melalui kateter yang sudah dipasang. Ibu masih dapat melakukan aktivitas seperti biasa karena saraf yang di blok hanyalah saraf yang memberikan rangsang nyeri.


Abortus Inkomplit

Shinta Amelia

ABORTUS INKOMPLIT

Abortus inkomplit adalah perdarahan pada kehamilan muda dimana sebagian dari hasil konsepsi telah keluar dari kavum uteri melalui kanalis servikalis. (Prawiroharjo, S. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal;hal.145;2006). Bila terjadi perdarahan yang hebat akibat abortus inkomplit dianjurkan segera melakukan pengeluaran sisa hasil konsepsi secara manual agar jaringan yang mengganjal terjadinya kontraksi uterus  segera dikeluarkan. Kontraksi uterus dapat berlangsung baik dan perdarahan bisa berhenti.Selanjutnya dilakukan tindakan kuretase.Tindakan yang dianjurkan ialah dengan kuret vakum menggunakan kanula dan plastik. Pasca tindakan perlu diberikan uretonika parental  atau peroral dan antibiotika.
Abortus inkomplit gejalanya adalah setelah terjadi abortus dengan pengeluaran jaringan, perdarahan berlangsung terus dan sering serviks tetap terbuka karena masih ada benda di dalam rahim yang dianggap korpus allinum, maka uterus akan berusaha mengeluarkannya dengan mengadakan kontraksi. Tetapi kalau keadaan ini dibiarkan lama, serviks akan menutup kembali. Untuk pemeriksaan USG dilakukan bila kita ragu dengan diagnosis secara klinis. Besar uterus sudah lebih kecil dari umur kehamilan dan kantonmg gestasi sudah sulit dikenali, di kavum uteri tampak massa yang bentuknya tidak beraturan. Sedangkan penatalaksanaan yang dapat dilakukan jika perdarahan tidak seberapa banyak dan kehamilan kurang dari 16 minggu. Evakuasi dapat dilakukan dengan cunam ovum untuk mengeluarkan hasil konsepsi melalui serviks. Jika perdarahan berhenti beri ergometrin 0,2 mg I.M. atau misoprostol 400 mcg per oral. Jika perdarahan banyak atau terus berlangsung dan usia kehamilan kurang dari 16 minggu, evakuasi sisa hasil konsepsi dengan aspirasi vakum manual merupakan metode evakuasi yang terpilih. Evakuasi dengan kuret tajam sebaiknya hanya dilakukan jika aspirasi vakum manual tidak tersedia. Jika evakuasi belum dapat dilakukan segera, beri ergometrin 0,2 mg I.M diulangi setelah 15 menit jika perlu atau misoprostol 400 mcg peroral ( dapat diulangi setelah 4 jam jika perlu)

Apabila abortus inkomplit terjadi di kehamilan lebih dari 16 minggu ,berikan infuse oksitosin 20 unit dalam 500 ml cairan I.V. ( Ringer Laktat) dengan kecepatan 40 tetes permenitsampai terjadi ekspulsi hasil konsepsi. Jika perlu berikan misoprostol 200 mcg pervaginam setiap 4 jam sampai terjadi ekspulsi hasil konsepsi ( maksimal 800 mcg). Evakuasi sisa hasil konsepsi yang tertinggal dalam uterus dan pastikan tetap memantau kondisi ibu setelah penanganan.

Menopause, Dede Suryani Ashary

Semua orang setuju bahwadietyang seimbang penting bagi kesehatan yang baik. Meskipun hanya sebagian orang yang mengetahui kebutuhan gizi yang seimbang sesuai dengan jenis kelamin dan usia mereka. Pada masa tertentu diet memang harus diseimbangkan misalnya saja pada ibu menyusui dan remaja yang akan memiliki kebutuhan gizi yang berbeda. Hal yang perlu anda ketahui bahwa variasi dalam diet membantu memastikan campuran yang lebih baik dari nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh anda. Kebutuhan gizi bervariasi dari pada setiap individu dan berubah seiring bertambahnya usia. Seorang wanita premenopause yang sehat harus memiliki sekitar 1.000 mg kalsium per hari. Selain itu penelitian merekomendasikan bahwa wanita setelah menopause harus mengkonsumsi kalsium 1.500 mg per hari.
Oleh karena itu untuk anda yang memasuki premenopause (35 tahun sampai terjadi menopause) memerlukan makanan tinggi kalsium termasuk yogurt, keju,susu  dan produk susu lainnya, tiram, sarden ,salmon dan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam dan brokoli. Kebutuhan Vitamin D juga sangat penting untuk penyerapan kalsium dan pembentukan tulang. Sebuah studi  menunjukkan bahwa perempuan dengan osteoporosis postmenopause yang mengkonsumsi vitamin D selama 3 tahun secara signifikan mengurangi terjadinya patah tulang belakang meskipun penelitian ini masih dikembangkan menyesuaikan dengan kebutuhan vitamin D yang berlebih akan menyebabkan gangguan kesehatan seperti batu ginjal, sembelit, atau sakit perut.
Adapun pedoman gizi untuk anda memasuki usia menopaue pilih makanan rendah lemak. Lemak mengandung lebih banyak kalori (9 kalori per gram) baik karbohidrat atau protein (masing-masing memiliki hanya 4 kalori per gram). Asupan lemak harus kurang dari 30 persen dari kalori harian. Selain itu makan buah-buahan, sayuran, dan produk sereal gandum, terutama yang tinggi vitamin C dan karoten. Ini termasuk jeruk, jeruk, wortel, tomat, brokoli, kembang kol, dan sayuran berdaun hijau. Makanan ini merupakan sumber yang baik dari vitamin dan mineral dan sumber utama serat makanan. Serat membantu menjaga mobilitas usus dan dapat mengurangi risiko kanker usus besar. Orang-orang usia muda ataupun memasuki premonopause  dianjurkan mengonsumsi 20 sampai 30 gram serat per hari. Kurangi makanan dengan kandungan garam berlebih yang biasanya banyak terdapat pada makanan yang cepat saji. Contohnya adalah makanan sosis, ikan asap dan hot dog. Selain kurang baik dalam asupan nutrisi memasuki menopause juga akan mengakibatkan tingginya resiko hipertensi. Hindari makanan dan minuman yang mengandung gula olahan. Gula mengandung kalori tidak baik yang dapat menggantikan makanan bergizi sehingga dapat menambah berat badan berlebih.

Anda dapat menambahkan supleman jika diperlukan. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sehingga suplemen tersebut memang dibutuhkan oleh tubuh anda. Ahli gizi harus dapat menyesuaikan ini untuk memenuhi kebutuhan pribadi gizi anda. Menggunakan suplemen tanpa pengawasan bisa berbahaya karena dosis besar vitamin mungkin memiliki beberapa efek samping yang serius. Vitamin A dan D dalam dosis besar dapat sangat berbahaya bagi tubuh anda. Seiring pertambahan usia, tubuh Anda membutuhkan energi lebih sedikit karena penurunan aktivitas fisik dan hilangnya massa tubuh. Sehingga dengan meningkatkan tingkat aktivitas Anda akan meningkatkan kebutuhan Anda untuk energi dan membantu Anda menghindari kenaikan berat badan. Peningkatan berat badan sering terjadi pada wanita menopause, mungkin karena sebagian menurunnya estrogen. Lakukan olahraga rutin untuk anda memasuki usia monopause,berjalan kaki merupakan olahraga ringan yang banyak memiiki manfaat.

DETEKSI DINI TERHADAP KOMPLIKASI KEHAMILAN


Deteksi Dini Terhadap Komplikasi Kehamilan

 

BY SRI KARMILA 

 

1. Pengertian
Deteksi dini terhadap komplikasi kehamilan adalah upaya penjaringan
yang dilakukan untuk menemukan penyimpangan -penyimpangan yang terjadi selama kehamilan ibu secara dini.
2. Tujuan
Untuk mengetahui penyimpangan -penyimpangan yang terjadi pada
kehamilan ibu secara dini.
3. Deteksi Dini dalam Kehamilan
Untuk pengenalan tanda-tanda kehamilan yang memiliki tanda bahaya
dan komplikasi kehamilan banyak poster -poster dan leaflet disebarkan kepada
masyarakat khususnya ibu-ibu hamil yang berkunjung dalam pelayanan
antenatal maupun pada kegiatan kunjungan rumah dalam pemantauan
kesehatan masyarakat. Selain itu digunakan juga suatu alat bantu yang lebih
memungkinkan dilibatkannya ibu hamil untuk secara aktif mengamati sendiri
kehamilannya. Alat bantu tersebut juga bermanfaat bagi petugas kesehatan
dalam mengidentifikasi faktor resiko dan komplikasi kehamilan sehingga dapat memberikan informasi dan saran yang tepat. Alat bantu tersebut dikenal dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Pengetahuan dan persiapan yang dapat dilakukan ibu menurut MNH
(Maternal and Neonatal Health Program) :
a. Memilih tenaga kesehatan dan tempat melahirkan pada waktu periksa hamil.
b. Mengenali persalinan yang normal dan memahami persiapan menghadapi persalinan.
c. Mengenali tanda-tanda bahaya dan melaksanakan persiapan menghadapi komplikasi.
d. Mengetahui sistem transportasi, tahu ke mana harus pergi bila terjadi
keadaan darurat, serta siapa yang akan tinggal untuk menjaga keluarga.
e. Memiliki tabungan pribadi dan dapat mengaksesnya bila diperlukan.
Upaya yang dapat dilakukan ibu dalam deteksi dini terhadap komplikasi
kehamilan :
a. Dengan memeriksakan kehamilan sedini mungkin dan teratur ke Posyandu,
Puskesmas, Rumah Sakit paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan.
b. Dengan mendapat imunisasi TT 2x.
c. Bila ditemukan kelainan-kelainan risiko tinggi pemeriksaan harus lebih sering
dan lebih intensif.
d. Makan makanan yang bergizi yaitu memenuhi 4 sehat 5 sempurna.
Hal-hal yang dapat dilakukan seorang ibu untuk menghindari terjadinya
komplikasi kehamilan:
a. Dengan mengenal tanda-tanda bahaya kehamilan secara dini.
b. Segera Posyandu, Puskesmas, atau Rumah Sakit terdekat bila ditemukan
tanda-tanda bahaya kehamilan tersebut (Soenardi, 2006
1. Akibat yang akan terjadi

Pengenalan kemungkinan terjadinya komplikasi kehamilan harus secara dini dan ditangani dengan benar. Tiap tanda bahaya kehamilan bisa mengakibatkan komplikasi (Rochjati, 2003).

Akibat yang dapat terjadi bila ibu tidak dapat mengenali tanda bahaya
kehamilan secara dini dan upaya deteksi dini yang dilakukan ibu kurang,makaakan terjadi komplikasi yang lebih lanjut yang akan mengakibatkan kematian ibu dan bayi. Kematian tersebut merupakan dampak komplikasi kehamilan utama yang sama yaitu perdarahan, infeksi, hipertensi dan abortus. Banyak kematian neonatal merupakan akibat langsung penatalaksanaan kehamilan dan kelahiran yang buruk (WHO, 2004).

BAHAYA CACAR AIR PADA IBU HAMIL


Inilah Bahaya Cacar Air Pada Ibu Hamil

BY SRI KARMILA

Penyakit cacar bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak, orang dewasa ataupun ibu yang sedang hamil. Jika cacar air menyerang saat sedang hamil ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan komplikasi kehamilan.
Cacar adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varicella dan biasanya bisa disembuhkan. Tapi jika cacar ini diperoleh selama kehamilan, maka dapat menyebabkan peningkatan risiko komplikasi bagi ibu dan bayinya.
Waktu infeksi cacar air yaitu apakah selama awal kehamilan atau mendekati persalinan, bisa menentukan risiko komplikasi bagi ibu dan anak.
Jika perempuan hamil memiliki riwayat infeksi cacar air sebelumnya atau telah diimunisasi, maka antibodi terhadap virus ini akan ditransfer ke bayi melalui plasenta selama kehamilan.
Karenanya perempuan ini akan menjadi kebal dan tidak perlu terlalu khawatir mengenai komplikasi yang ada bagi diri sendiri atau anaknya.
Infeksi cacar air saat hamil terjadi sekitar 0,05-0,07 persen. Jumlah kecil karena sebagian besar perempuan subur sudah memiliki kekebalan terhadap virus varicella.
Tapi jika cacar air diperoleh saat trimester ketiga, maka risiko pneumonia varicella lebih besar terjadi. Pneumonia varicella adalah salah satu infeksi yang berpotensi mengancam kehidupan paru-paru akibat virus varicella.
Cacar air yang terjadi saat trimester pertama kehamilan terutama pada minggu ke 8-12, memiliki risiko sindrom varicella kongenital sebesar 2,2 persen yaitu sindrom cacat lahir pada bayi.
Kondisi paling umum dari varicella kongenital adalah jaringan parut pada kulit, kelainan lain yang bisa mencakup kepala, masalah mata, berat badan bayi lahir rendah dan keterbelakangan mental.
Tapi jika infeksi cacar air ini terjadi saat mendekati waktu kelahiran atau sekitar 1 minggu sebelum kelahiran, maka bayi berisiko tertular infeksi varicella.
Penyebaran infeksi varicella ini terjadi ketika virus menginfeksi bayi yang baru lahir sebelum antibodi pelindung dari ibu ditransfer ke bayi. Infeksi virus ini bisa menyebabkan kematian bayi sebesar 25 persen.
Sedangkan jika infeksi cacar air terjadi antara waktu kehamilan 20 minggu hingga mendekati kelahiran tidak terlalu berisiko bagi bayi. Tapi risiko lebih besar untuk ibunya. Sang ibu punya peluang terkena pneumonia cacar air sekitar 10 persen yang bisa berakibat parah dan mengancam jiwa.
Perempuan yang terkena cacar air selama kehamilan bisa ditangani dengan obat antiviral acyclovir (Zovirax) yang cukup aman bagi kehamilan. Tapi jika kondisi yang terjadi pada sang ibu cukup parah, maka sebaiknya dirawat di rumah sakit untuk mencegah komplikasi serius yang mungkin terjadi.
Namun, bagi bayi yang dilahirkan dari ibu yang terkena infeksi cacar air beberapa hari sebelum kelahiran, harus diberikan VZIg (Varicella-Zoster Ig) sesaat setelah lahir. Sedangkan jika bayi mengembangkan varicella saat dua minggu kehidupan pertamanya harus ditangani dengan acyclovir IV.
Sebaiknya semua perempuan harus ditanyakan mengenai riwayat infeksi cacar air sebelumnya atau mengenai imunisasi saat kunjungan pertama kehamilannya.
Beberapa ahli menuturkan, ibu hamil sebaiknya mendapatkan tes antibodi saat kunjungan pertama kehamilannya untuk mengetahui adakah antibodi terhadap virus variella di dalam tubuh sang ibu.

Senin, 06 Oktober 2014

RUSTER U.R.H - VITAMIN A


VITAMIN A

Pengertian Vitamin A
Vitamin A merupakan vitamin yang berperan penting untuk menjaga kesehatan mata atau indra penglihatan di malam hari. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan penyakit indra penglihatan seperti katarak, rabun senja, dan sebagainya.
Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin yang aktif dan dapat larut dalam lemak yang kemudian disimpan dalam hati. Vitamin A terdiri dari 2 bentuk : vitamin A pra-bentuk dan pro-vitamin A. Vitamin A pra-bentuk terbagi menjadi 4 lagi, antara lain : retinol, retina.ester retinil dan asam retinoat.
Fungsi Vitamin A
Fungsi vitamin A diperlukan dalam pembentukan pigmen pada mata yang berfungsi untuk penglihatan terutama pada malam hari dan pada kondisi yang pencahayaannya kurang. Fungsi vitamin A selain berfungsi sebagai menjaga kesehatan indra penglihatan, fungsi vitamin A juga dapat membantu tulang agar tetap sehat, gigi, memelihara kulit, dan memelihara selaput lendir pada hidung. Selain itu, fungsi vitamin A juga diperlukan bagi pengembangan janin di dalam rahim dengan benar.
Sumber Vitamin A
1.    Sumber vitamin A nabati antara lain :
Sumber vitamin A nabati : apel, bayam, sukun, bayam merah, daun genjer, rumput laut, daun jambu, daun jambu mete, daun kacang panjang, terong, gandum, kacang panjang, kacang merah, mangga, kankung, kol cina, ubi kuning, ubi jalar merah, ubi rambat merah, labu kuning, pisang, putri malu, pepaya, sawi, semanggi, dan wortel.
2.    Sumber vitamin A hewani antara lain :
Sumber vitamin A hewani : hati, susu, telur, berbagai jenis ikan (sarden, cakalang, gabus, titang, baronang, lehoma, sunu, dan tongkol).

Kekurangan dan Kelebihan Vitamin A
Tentunya kekurangan maupun kelebihan tidak baik. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan penyakit-penyakit seperti : katarak, rabun senja, penurunan daya tahan tubuh, dan infeksi saluran pernafasan. Sedangkan kelebihan vitamin A dapat menyebabkan keracunan, kerontokan rambut, kulit kering bersisik, pusing-pusing, dan pingsan.

RISKI AMALIANA - TABLET FE


TABLET FE (ZAT BESI)

Pengertian Tablet fe (zat besi) adalah unsur pembentuk sel darah merah yang sangat di butuhkAN pada ibu hamil guna mencegah terjadinya anemia selama kehamilan.
Tablet fe(zat besi) berguna untuk penambah darah dan mencegah timbulnya anemia selama kehamilan yang dapat membahayakna jiwa ibu dan menghambat pertumbuhan janin.
Kebutuhan / dosis tablet fe ( zat besi )  yaitu 60mg/hari. Dan kebutuhan dosis tablet fe selama kehamilan membutuhkan 90 tablet selama kehamilan.
Waktu yang tepat untuk meminum tablet fe ( zat besi ) yaitu sebaiknya di minum pada malam hari menjelang tidur, karena untuk mengurangi efek mual.
Cara minum tablet fe ( zat besi ) yang benar yaitu dengan menggunakan air jeruk (vitamin c) , air putih, dan tidak boleh diminum bersamaan menggunakan kopi, susu, teh karena bisa menghambat penyerapannya.
Cara menyimpan tablet fe ( zat besi ) yaitu disimpan ditempat tertutup dan kering jangan terkena sinar matahari secara langsung atau dekat dengan sumber panas dan setelat dibungkus dibuka jangan lupa di tutup kembali.
Efek samping dari tablet fe ( zat besi )  akan timbul rasa mual , susah buang air besar, dan warna tinja dapat berubah menjadi warna hitam kecoklatan.
Bahan makanan yang mengandung tablet fe ( zat besi ) yaitu sayuran yang berwarna hijau tua, daging berwarna merah , hati, dan kacang-kacangan.