Rabu, 12 November 2014

DISMINORE

DISMINORE
DISMINORE


A.    PENGERTIAN DISMINORE                                                                                       
    Dismenore adalah nyeri haid menjelang atau selama haid, sampai wanita tersebut tidak dapat bekerja dan harus tidur. Nyeri bersamaan dengan rasa mual, sakit kepala, perasaan mau pingsan, lekas marah (Mansjoer, 2003).
 B. PENYEBAB DISMINORE                                                                                        
    Diduga faktor psikis sangat berperan terhadap timbulnya nyeri. Dismenore primer umumnya dijumpai pads wanita dengan siklus berovulasi. Penyebab tersering dismenore sekunder adalah endometriosis dan infeksi kronik genitalia interns. Dismenore sekunder lebih jarang ditemukan dan terjadi pada 25% wanita yang mengalami dismenore. Penyebab dari dismenore sekunder adalah: endometriosis, fibroid, adenomiosis, peradangan tuba falopii, perlengketan abnormal antara organ di dalam perut, dan pemakaian IUD, faktor psikologis yaitu stres.
C. MANIFESTASI KLINIS
Dismenore primer  : usia lebih muda, timbul setelah terjadinya siklus haid yang teratur, sering pada nulipara, nyeri sering terasa sebagai kejang uterus dan spesifik, nyeri timbul mendahului haid dan meningkat pada hari pertama atau kedua haid. 
     Dismenore sekunder yakni : usia lebih tua, cenderung timbul setelah 2 tahun siklus haid teratur, tidak berhubungan dengan siklus paritas, nyeri sering terasa terus menerus dan tumpul, nyeri dimulai dari haid dan meningkat bersamaan dengan keluarnya darah.

KB ALAMIAH



PELAYANAN KONTRASEPSI KB ALAMIAH

A.    PENGERTIAN KONTRASEPSI
Untuk membatasi jumlah anak atau menjarangkan kehamilan, dan menghentikan kehamilan.Dengan metode sederhana yang mudah dilakukan dan ataupun menggunakan Alat- alat tertentu. Bagi yang ingin menggunakan Kontrasepsi ini perlu diperhatikan keuntungan, kerugian serta indikasinya bagi pemakai.
Kontrasepsi berasal dari kata kontra berarti ‘mencegah’ atau ‘melawan’ dan konsepsi yang berarti pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Maksud dari kontrasepsi adalah menghindari atau mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sperma. Pelayanan kontrasepsi (PK) merupakan salah satu komponen dalam pelayanan kependudukan/KB.

B.     TUJUAN KONTRASEPSI ALAMIAH
1.      Untuk menunda kehamilan
2.      Untuk menjarangkan kehamilan
3.      Untuk menghentikan kehamilan / mengakhiri kehamilan / kesuburan

C.     BAHAYANYA KEHAMILAN DI ATAS UMUR 35 TAHUN.
Banyak wanita yang mempertanyakan mengapa hamil di usia 30-an atau 40-an dianggap memiliki resiko tinggi. Di atas usia 35 tahun, memang ada beberapa resiko yang meningkat baik untuk sang ibu (seperti tekanan darah tinggi dan pre-eklampsia) dan juga untuk sang bayi (seperti resiko Down Syndrome) meningkat tiap tahunnya.